Langsung ke konten utama

Postingan

Portugal Bersiap Jadi Tujuan Liburan Terbaik di Eropa Tahun 2019

Berita Liputan 1 -  Negara di Eropa menjadi daerah tujuan impian wisata bagi para pelancong dari berbagai negara. Tak heran, beberapa negara di Eropa dijuluki sebagai negara paling bahagia atau dengan kualitas hidup terbaik. AkuratTravel  melansir dari  lonelyplanet,  Rabu, (30/1), sejak tahun 2016, kota Braga di  Portugal  menjadi satu-satunya kota  Portugis  yang sedang giat untuk menjadikan destinasi terbaik di Eropa tahun 2019. Dengan populasi hampir 200 ribu orang, Braga sudah mengumpulkan penghargaan pada beberapa tahun terakhir, seperti Ibukota Pemuda Eropa pada 2012 dan terdaftar sebagai Kota Kreatif Seni Media UNESCO pada 2018. Banyak wisatawan yang memilih Braga karena kota tersebut kaya akan sejarah. "K ota mereka tua dan kaya akan sejarah dan tujuan wisata religi. Tetapi juga kota termuda di  Portugal . Kami memiliki salah satu universitas terbaik di negeri ini, dan kami sangat berdedikasi pada seni dan budaya," kata ...

Hey Perusahaan Kosmetik, Berhentilah Pasang Foto Model Editan!

Berita Liputan 1 -  Memasang foto model yang sudah diedit pada produk kecantikan, sudah sangat marak di Indonesia, dan sudah terjadi sejak lama. Di Amerika Serikat, jaringan apotek raksasa CBS Pharmacy sudah mengumkan akan memulai memberlakukan aturan baru yakni memasang label khusus pada foto-foto di produk kecantikan. Label itu akan memberikan informasi bahwa foto tersebut sudah diedit atau dalam keadaan natural. Hal ini dilakukan untuk menanggapi kekhawatiran soal masalah citra kecantikan, khususnya wanita, yang menurut orang banyak tidak realistis. CVS mengaku bahwa 70% toko telah menggunakan label pada foto-foto produk mereka, bahkan mereka juga tidak segan-segan meminta para model dan selebriti yang ikut mempromosikan produk agar tetap menggunakan foto alami yang belum diedit, saat mengunggahnya di media sosial. "Kami percaya dengan tidak menampilkan foto yang tidak diedit, akan lebih sesuai dengan harapan para konsumen," kata presiden CVS, Kevin  Hourican,...

Lyon Ingin pulangkan Oliver Giroud Ke Perancis

Berita Khayalan 1 -  Presiden Lyon, Jean-Michael Aulas, mengungkapkan keinginannya untuk memboyong  Olivier Giroud  ke klubnya pada akhir musim. "Saya punya impian untuk memilikinya pada tahun lalu, bahkan saya sudah sempat membicarakan hal ini dengan Arsene Wenger," kata Aulas Penyerang  Chelsea  tersebut diketahui sedang berjuang untuk dapat masuk ke  starting  XI di Stamford Bridge. Usahanya semakin diperburuk dengan kedatangan Gonzalo Higuain baru-baru ini. Karena hal tersebutlah yang membuat Aulas tertarik membawa pulang Giroud kembali ke kampung halamannya di Perancis. "Saat ini kami punya lini depan yang baik. Jika salah satunya pergi, maka Giroud akan menjadi target kami, karena ia memiliki apa yang kami tidak punya," ujar pria berusia 69 tahun tersebut. "Di akhir musim, Giroud akan menarik minat saya. Sepertinya itu akan terjadi sebentar lagi," ucapnya Di  Chelsea , Giroud hanya mampu mencetak satu gol dari enam penampila...

Tidak adanya Egy dan Ezra Tak Akan Mengubah Wajah Tim Nasional U-22

Berita Liputan 1 -  Tim Nasional Indonesia U-22  dipastikan tanpa  Egy Maulana Vikri  dan  Ezra Walian  saat bertarung di  Piala AFF  U-22 2019, pertengahan Februari mendatang. Kedua pemain yang berkarier di Eropa tersebut tak dilepas klubnya masing-masing karena turnamen ini tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA. Pelatih Timnas U-22,  Indra Sjafri  bisa menerima hal itu. Ia juga tak berniat memanggil pemain baru untuk menggantikan Egy dan Ezra. Alasan utamanya tentu karena skuat Timnas U-22 saat ini juga masih diperkuat 30 pemain. Sementara kuota untuk berlaga di  Piala AFF  berjumlah 23 orang sehingga Coach Indra harus mencoret tujuh pemain lagi. "Tidak ada penambahan pemain baru karena pemain disini masih berlebih, kenapa harus ditambah lagi? Kita justru harus mengurangi pemain," ujar  Indra Sjafri  usai memimpin latihan di Stadion Madya, Senayan, Rabu (30/1). Coach Indra rencana menyusutkan skuat...

Kirim Bima Sakti ke Inggris? Ini alasan PSSI

Berita Liputan 1 -  PSSI  nampaknya ingin memproyeksikan  Bima Sakti  sebagai pelatih  Tim Nasional Indonesia  senior secara permanen di masa depan. Untuk mempersiapkan hal itu, pria asal Balikpapan itu bahkan dikirim ke Inggris untuk meningkatkan kualitasnya. Coach  Bima akan ditunjuk sebagai asisten pelatih skuat  Garuda Select  yang ditangani Des Walker dan Denis Wise. Tim yang diperkuat mayoritas jebolan Timnas U-16 itu berada di Inggris selama enam bulan untuk berlatih dan melakukan pertandingan uji coba. "Keberangkatan  coach  Bima menjadi cukup spesial, berbeda dengan tiga  coach  lainnya yang merupakan piliham dari klub-klub elit  pro academy . Khusus untuk proyek Timnas, kita fokuskan untuk  coach  Bima," ujar Sekretaris Jenderal  PSSI ,  Ratu Tisha  dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (30/1). "Alasannya sangat sederhana, yaitu karena beliau  coach  ma...

Misbakhun Tak Ada Kaitannya Dengan Kasus Korupsi

Yusril Ihza Mahendra Seorang mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan,  kasus Misbakhun  yang membuat  Muhammad Misbakh un  harus menjalani hukuman tahanan, tapi tidak ada kaitannya dengan  Kasus Misbakhun korupsi . Namun, katanya  banyak masyarakat sekali menganggap itu sebagai kasus  Misbakhun korupsi.  "Termasuk oleh SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Yusril, saat acara launching buku  Misbakhun  berjudul "Melawan Takluk", Senin (15/10) di Jakarta. Dijelaskan Yusril, motif politik dalam  kasus Misbakhun  sudah sangat jelas. Dia menilai, kasus letter of credit yang dituduhkan ke  Misbakhun  terlihat tidak masuk akal. Seorang komisaris perusahaan dituntut bertanggungjawab. “Ini terlalu jauh dalam mengeluarkan LC, komisaris dituding ikut serta melakukan,” katanya. Dia menegaskan, kasus itu pun terjadi karena  Misbakhun  sangat lantang berbicara dalam mengungkap...

Bukti Tidak ada, Tudingan Andi Arief Ditanggapi Oleh Misbakhun

Dalam cuitannya di Twitter, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut politikus Partai Golkar terkait  Misbakhun  sebagai dalang penerbitan artikel Asia Sentinel yang menyudutkan pemerintah era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan isu  Misbakhun korupsi  pada skandal Bank Century. Misbakhun menagih bukti. "Selama ini kan dia sukanya menuduh tanpa bukti. Bicara soal jenderal kardus, bicara soal mahar politik, semua isu yang dia lemparkan lenyap begitu saja tanpa bukti," ujar  Misbakhun  di Jakarta, Kamis (13/9/2018). Misbakhun  mengungkapkan tak punya kuasa menggerakkan media asing seperti yang dituduhkan Andi.  Misbakhun  menyebut dirinya bukan siapa-siapa. "Memangnya saya ini siapa kok sampai dianggap bisa menggerakkan media asing untuk menulis soal Century," tambahnya. Misbakhun  menegaskan, rekam jejak John Berthelsen selaku penulis artikel tidak hanya menulis soal skandal Century. Berthelsen disebut Mis...