Langsung ke konten utama

Kabar Guardiola ke Juventus Masih Ramai di Italia

Berita Liputan 1 - Salah satu kantor berita terkemuka di Italia melaporkan bahwa Juventus akan menunjuk Pep Guardiolasebagai pelatih terbaru mereka pada 4 Juni mendatang. Berdasar laporan dari Agenzia Giornalistica Italia (AGI), pelatih milik Manchester City tersebut telah setuju bergabung dengan Juventus.
Kabar tersebut diperkuat oleh Radio Sportiva, serta klaim dari Onda Cero yang memberitakan bahwa pelatih asal Spanyol tersebut sedang berada di Milan pada Selasa (21/5) kemarin untuk berbincang dengan Fabio Paratici.
"Itu akan tergantung padanya [Pep], saya tidak tahu, karena ia adalah tipe pelatih yang tidak suka bertahan di satu klub dalam tiga atau empat tahun," kata pemain City yang sempat dilatih Pep pada 2016-2017, Pablo Zabaleta, kepada BeIN Sports.

"Ia adalah seorang yang sangat bersemangat. Saat Anda melihatnya dengan Barcelona tidak lebih dari empat tahun, tiga tahun dengan Bayern Muenchen, dan ia bisa tetap tinggal di City sesuai dengan permintaannya sendiri."
Pep dikabarkan akan menukangi klub raksasa Italia tersebut dengan kontrak empat tahun dengan gaji senilai 24 juta euro (setara 387 miliar rupiah) per musimnya. AGI juga menambahkan jika Pep akan menandatangani perjanjian kontrak tersebut pada 4 Juni mendatang.
"Ia akan sulit tergantikan, terutama saat Anda melihat bagaimana timnya bermain sangat baik seperti saat ini. Semua orang tampak menikmatinya dan saya harap ia tetap tinggal untuk lebih lama lagi," tutup Zabaleta.
Namun kabar kepindahan Pep ke Juventus masih sangat disangsikan kebenaranya. Pasalnya Pep Guardiola sendiri dengan tegas menyatakan kalau dirinya tidak akan duduk di bangku kepelatihan Juventus musim depan. 


Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pagar Halte Tosari Dirusak, Polisi Akan Minta Keterangan PT Transjakarta dan Buruh

Berita Liputan 1 -  Polda Metro Jaya  akan meminta keterangan PT Transjakarta terkait kasus perusakan Halte Tosari, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019). "Semua pihak terkait pasti akan kita mintai keterangan," ujar Kabid Humas  Polda Metro Jaya  Kombes Pol Raden  Argo Yuwono  kepada wartawan, Kamis (2/5/2019). Argo melanjutkan, polisi tengah mencari saksi mata yang secara langsung melihat peristiwa perusakan di Halte Tosari. Selain itu, polisi berencana memanggil koordinator buruh yang menggelar aksi di sekitar area Halte Tosari. "Sekarang masih diselidiki," tandasnya. Sebelumnya, aksi demo buruh sempat diwarnai aksi saling dorong di Halte Tosari, Jakarta Pusat hingga mengakibatkan pagar pembatas jalan rusak pada Rabu (1/5/2019) kemarin.[] Sumber : Akurat.co

Demi Dapatkan Pogba, Juventus Rela Korbankan Cancelo

Berita Liputan 1 -  Juventus  sepertinya memiliki hasrat untuk membawa kembali  Paul Pogba  ke tanah Italia. Agar rencana tersebut berjalan lancar,  Juventus  dikabarkan siap menukar  Joao Cancelo  demi mendatangkan bintang  Manchester United  tersebut. Dilansir Sky Sports Italia, pihak  Juventus  sudah mengirim Direktur Olahraganya, Fabio Paratici, ke MU. Hal ini guna melakukan perbincangan lebih jauh dengan pihak klub raksasa Inggris tersebut. Pertemuan tersebut merupakan yang pertama kalinya untuk pihak  Juventus . Dengan membawa nama Cancelo sebagai opsi penawaran, Paratici berharap MU akan tergoda dengan tawaran tersebut. Cancelo bisa dijadikan penawaran yang bagus, sebab MU sendiri sedang membutuhkan sosok bek tangguh untuk menggantikan Antonio Valencia dan untuk menambal kekuatan pertahanan  Setan Merah . Duet Victor Lindelof dan Chris Smalling masih dirasa belum cukup kuat untuk mengisi lini belakangn...

Tidak adanya Egy dan Ezra Tak Akan Mengubah Wajah Tim Nasional U-22

Berita Liputan 1 -  Tim Nasional Indonesia U-22  dipastikan tanpa  Egy Maulana Vikri  dan  Ezra Walian  saat bertarung di  Piala AFF  U-22 2019, pertengahan Februari mendatang. Kedua pemain yang berkarier di Eropa tersebut tak dilepas klubnya masing-masing karena turnamen ini tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA. Pelatih Timnas U-22,  Indra Sjafri  bisa menerima hal itu. Ia juga tak berniat memanggil pemain baru untuk menggantikan Egy dan Ezra. Alasan utamanya tentu karena skuat Timnas U-22 saat ini juga masih diperkuat 30 pemain. Sementara kuota untuk berlaga di  Piala AFF  berjumlah 23 orang sehingga Coach Indra harus mencoret tujuh pemain lagi. "Tidak ada penambahan pemain baru karena pemain disini masih berlebih, kenapa harus ditambah lagi? Kita justru harus mengurangi pemain," ujar  Indra Sjafri  usai memimpin latihan di Stadion Madya, Senayan, Rabu (30/1). Coach Indra rencana menyusutkan skuat...