Langsung ke konten utama

Mau Penjualan Melejit? Ini 4 Cara Pilih Influencer Sesuai Bisnis

Berita Liputan 1 - Media sosial bukan sekadar tempat pamer atau berbagi cerita. Lebih jauh, media sosial bisa menjadi sumber pemasukan tersendiri. Bahkan, media sosial dapat dijadikan sebagai tempat memulai bisnis untuk hidup mandiri. Maka dari itu, konten yang kamu suguhkan sangat berpengaruh kepada bisnis yang sedang kamu kembangkan.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan bisnis adalah dengan menggunakan jasa influencer. Tetapi memilih influencer perlu dilakukan dengan hati-hati.
Dilansir dari berbagai sumber oleh AKURAT.CO, berikut tips-tips yang bisa kamu gunakan untuk memilih influencer yang tepat untuk mengembangkan bisnismu.

1. Relevansi

Tidak semua influencer memiliki kecenderungan untuk konsisten dengan satu produk saja. Bahkan, beberapa influencer bisa saja memiliki banyak preferensi yang bisa membuatnya tidak fokus. Mengetahui gaya hidup dan konten yang secara konsisten diunggah dari seorang influencer sangatlah penting.
Seorang travel vlogger yang berminat dengan teknologi bukan berarti cocok untuk produk aplikasi kuliner kamu. Akan lebih baik jika aplikasimu dipromosikan oleh influencer teknologi atau seorang food blogger karena audiensnya juga sesuai.
2. Engagement
Seorang influencer bisa saja memiliki ratusan ribu bahkan jutaan followers. Tetapi, jika dari kesemuanya hanya sedikit yang terlibat dalam unggahannya, maka produkmu tidak akan mengalami peningkatan penjualan yang siginifikan.
Keterlibatan bisa dilihat dari komentar, like, view, dan share. Bisa juga dari apa saja yang menjadi isi dari tanggapan tersebut, apakah memiliki keterkaitan dengan bidang yang dipilih oleh influencer tersebut dan pastinya dengan produkmu atau tidak.
3. Reach
Jumlah follower memang menjadi indikator yang paling sering digunakan untuk memilih influencer. Tetapi follower tidak selalu bisa memberikan dampak yang signifikan. Tetapi jika kamu mempertimbangkan reach atau jangkauan, dampaknya bisa jadi cukup signifikan.
Sebagai contoh, jika kamu memiliki produk aplikasi kuliner, akan lebih efektif jika kamu memilih influencer dengan follower sedikit tetapi di bidang food blogger daripada influencer travel vlogger yang memiliki follower lebih banyak.
4. Platform
Tidak semua media sosial cocok untuk berbagai bisnis. Influencer yang bergerak di Instagram dan Pinterest misalnya, akan sangat sesuai dengan bisnis yang mengandalkan visual seperti kuliner, fashion, dan sebagainya. Tetapi influencer yang fokus di media sosial Facebook akan sangat cocok dengan bisnis yang mengandalkan tulisan atau video.
Menggunakan influencer untuk promosi produk dapat meningkatkan awareness dan penjualan dari sebuah produk. Dan yang paling penting adalah strategi yang kamu gunakan untuk mengembangkan bisnismu. []


Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pagar Halte Tosari Dirusak, Polisi Akan Minta Keterangan PT Transjakarta dan Buruh

Berita Liputan 1 -  Polda Metro Jaya  akan meminta keterangan PT Transjakarta terkait kasus perusakan Halte Tosari, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019). "Semua pihak terkait pasti akan kita mintai keterangan," ujar Kabid Humas  Polda Metro Jaya  Kombes Pol Raden  Argo Yuwono  kepada wartawan, Kamis (2/5/2019). Argo melanjutkan, polisi tengah mencari saksi mata yang secara langsung melihat peristiwa perusakan di Halte Tosari. Selain itu, polisi berencana memanggil koordinator buruh yang menggelar aksi di sekitar area Halte Tosari. "Sekarang masih diselidiki," tandasnya. Sebelumnya, aksi demo buruh sempat diwarnai aksi saling dorong di Halte Tosari, Jakarta Pusat hingga mengakibatkan pagar pembatas jalan rusak pada Rabu (1/5/2019) kemarin.[] Sumber : Akurat.co

Ramah Lingkungan, Orang Vietnam Sudah Memakai Sedotan dari Rumput

Berita Liputan 1 -  Kini masyarakat dunia sudah mulai peduli dengan lingkungan, alam dan juga kehidupan makhluk hidup lainnya. Seperti tren yang saat ini banyak dilakukan masyarakat yakni dengan tidak lagi menggunakan bahan plastik sebagai sedotan, menggantinya dengan bahan-bahan alami. AkuratKuliner  melansir dari  Lonelyplanet,  Rabu, (1/5), masyarakat Vietnam yang sudah lama menerapkan hal tersebut. Uniknya, ternyata daun pisang dan daun teratai telah lama digunakan di Vietnam untuk memasak. Karena ukurannya yang besar, kualitas yang kuat dan daunnya ini tahan air sehingga sering juga dijadikan sebagai alas makan, piring hingga membungkus makanan. Terutama di wilayah desa dan pasar. Baru-baru ini oleh Zero Waste Saigon, sebuah perusahaan yang mengarahkan produknya untuk ramah lingkungan, membuat sedotan alami dari rumput, lalu didistribusikan ke berbagai restoran, kafe di Vietnam. "Pada awalnya, tidak ada yang ingin menggunakannya karena mereka khawat...

Ekstensi Chrome Ini Akan Rapikan Antarmuka Gmail Anda

Berita Liputan 1 -  Banyak pengguna yang kecewa ketika Google mengumumkan bahwa mereka akan mematikan Kotak Masuk. Itu adalah fitur luar biasa yang membantu membuat surel menjadi lebih teratur dan rapi, dan hingga saat ini, kami masih tidak tahu mengapa perusahaan menutupnya. Jika Anda bukan penggemar antarmuka  Gmail , kami punya kabar baik untuk Anda. Google tidak membawa Kotak Masuk kembali, tetapi mantan perancang utama  Gmail  dan salah satu pendiri Kotak Masuk Michael Leggett telah meluncurkan ekstensi Chrome yang diberi nama  Simplify , yang akan membantu merapikan antarmuka  Gmail  Anda. Jadi mengapa Anda mengunduh  Simplify ? Seperti namanya, ekstensi akan membuat antarmuka  Gmail  Anda jauh lebih sederhana. Ini memindahkan semua ikon sidebar ke menu drop-down dan pull-up, sehingga menjaga antarmuka tetap rapi. Ini juga menggeser fungsi pencarian ke area yang kurang jelas, dan juga menghilangkan label kode warna, dan seba...